Posts

Informasi Menerbitkan Light Novel Melalui Komunitas

Image
Light Novel adalah jenis novel baru yang belakangan ini mulai digandrungi, khususnya oleh para penggemar pop culture Jepang. Itu karena jenis bahasa yang lebih ringan dibandung novel pada umumnya, dan juga seringkali diberikan gambar-gambar ilustrasi. Sayangnya saat ini belum banyak penerbit mayor di Indonesia yang melirik jenis novel ini. Nah, karena itu, kali ini saya akan coba membagikan informasi apabila teman-teman ada yang tertarik untuk menerbitkan LN buatannya. Namun yang akan saya bagikan bukanlah informasi mengenai tempat penerbitan indie yang mana teman harus mengusahakan semuanya sendiri, melainkan informasi mengenai komunitas-komunitas yang bisa membantu teman dalam menerbitkan LNnya. Selamat menyimak~

Puisi : Semalam Aku Bermimpi

Semalam Aku Bermimpi Oleh Candle Light Dinner Semalam aku bermimpi Tentang khayal yang kini hanyalah mimpi belaka Tentang cita-cita yang tak pernah terwujudkan Tentang harapan yang menjadi kenangan pahit

Anime Review : Ga Rei : Zero (Spoiler Alert!)

Image
Sebelum review, biarlah saya sedikit berkisah mengenai asal-usul mengapa saya menonton anime ini. Jadi sekitar seminggu yang lalu saya tidak sengaja lihat postingan gambar salah satu karakter dari game Closer yang bernama Yuri Seo. Entah ada angin apa, saya pun kepincut dengan penampilannya : rambut hitam panjang, bersenjata katana, dan memakai semacam seragam sekolah. Alhasil, mendadak saya jadi ingin menonton anime yang memiliki karakter dengan penampilan serupa itu. Rasa-rasanya dulu saya pernah lihat seseorang membuat postingan mengenai karakter anime macam demikian, tapi saya lupa judulnya. Saya pun mulai bertanya ke sana-sini, memberikan ciri-ciri spesifik seolah sedang mencari orang hilang. Lalu dari orang-orang yang memberi jawaban, sering kali seperti ini. X : Tahu anime yang ada karakter gadis berambut hitam panjang, bersenjata katana, pakai seragam sekolah? Y : Akame Ga Kill X : Uda nonton, apa lagi? Y : Ga Rei : Zero

Review Novel : Lelaki Harimau

Image
Setelah vakum cukup lama akhirnya saya berkesempatan untuk mengisi kembali blog nan sepi ini dengan sebuah postingan review. >,< Novel yang saya baca kali ini berjudul Lelaki Harimau, karangan Eka Kurniawan yang belakangan saya tahu beliau digadang-gadang sebagai penerus Pramoedya Ananta Toer masa kini. Lantas, seperti apa sih isi novel ini (setidaknya menurut pengamatan saya)? Mari kita telusuri~ Cover terbaru 2014

Fan Translasi Indonesia : Fate Prototype Fragments of Blue and Silver #2

Fan translation dari Fate Prototype Fragments of Blue and Silver. Disadur dari fan translation berbahasa Inggris oleh PhoenixRising. === Beautiful Mind Act 5 - Part 3-2 Kau masih mengatakan itu. Aku menceritakan padamu semua yang kulihat pada hari itu. Segera, kau tersenyum dengan senangnya, sementara terbatuk-batuk. Isemi : "...Harapanku. Itu adalah, apa yang kau lihat, hari ini." Katanya. Kau, berkata dengan memikirkan orang-orang yang belum pernah menyaksikannya melalui mata kepala mereka sendiri. Betapa indah apa yang ia katakan. Betapa menyedihkan apa yang ia katakan. Meskipun kau mencintai orang-orang dan dunia seperti ini, akankah kau mendapatkan cinta ini dari orang-orang yang kulihat di kota? Dan, sekarang.

Fan Translasi Indonesia : Fate Prototype Fragments of Blue and Silver #1

Fan translation dari Fate Prototype Fragments of Blue and Silver. Disadur dari fan translation berbahasa Inggris oleh PhoenixRising. === Beautiful Mind Act 5 - Part 3-1 ----Dan, waktu bergulir hanya satu kali. 8 tahun kemudian. Tahun 1999. Di satu sudut antara bangsal spesial dan bangsal umum dari suatu rumah sakit, Perfektur Shinjuku, area metropolis Tokyo. Ketika Perang Cawan Suci kedua yang bersejarah telah dimulai. Ketika pertarungan antara tujuh Master dan tujuh Servant terjadi. Ketika seorang santo muda mencoba untuk mengakhiri kehidupan itu. Ketika aku berada pada akhir dari hati-hariku yang menyakitkan, karena makhluk buas mengerikan yang tertanam di tubuhku. Di bawah langit-langit yang tidak berubah. Di dekat banyak jalinan kabel. Aku dikelilingi oleh orang-orang berjas putih dengan ekspresi kosong. ----Beberapa hari kemudian, ia memenuhi satu-satunya keinginan egois yang pernah kumilik...

Another Side of Folk Lore #2 : Bidadari Yang Terbuang

Image
Entah berapa tahun sudah Nawangwulan menjalani kehidupan di bumi. Penyebabnya tak lain karena sang bidadari kehilangan selendangnya kala tengah mandi di danau bersama saudari-saudarinya. Tanpa itu, ia tak bisa kembali ke kahyangan. Menumbuk padi, membersihkan rumah, dan mengurus anak menjadi hal rutin yang ia kerjakan setiap hari, sangat berbeda dengan ketika ia masih menjadi putri kahyangan. Namun ia tak pernah mengeluh, karena menganggap semuq itu sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Jaka Tarub, pemuda yang telah menyelamatkannya. Pemuda itulah yang menemukannya di danau setelah saudari-saudarinya pergi ke kahyangan.